Tampilkan postingan dengan label BISNIS DAN EKONOMI. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label BISNIS DAN EKONOMI. Tampilkan semua postingan

Selasa, 31 Agustus 2021

SINERGI MAHASISWA KKN DENGAN ADEK-ADEK ASUH PAM PAGESANGAN

 


    Universitas Muhammadiyah Surabaya selalu berupaya untuk dapat meningkatkan kemampuannya dalam menghasilkan lulusan yang memiliki kreativitas dan inovatif yang sesuai dengan perkembangan zaman. Selain itu, UM Surabaya juga berusaha meraih capaian pembelajaran mencakup aspek sikap, pengetahuan, dan keterampilan secara optimal dan selalu relevan. Sebagai salah satu komitmennya UM Surabaya

    Pada 28 Juli 2021 lalu UM Surabaya telah menerjunkan mahasiswa untuk melakukan KKN di berbagai daerah dan berbagai Pimpinanan Cabang Muhammadiyah di Surabaya. Salah satunya di Pimpinan Cabang Muhammadiyah Jambangan.

    Untuk mewujudkan capaian pembelajaran UM Surabaya kepada muda-mudi Muhammadiyah di Jambangan, Divisi Co Cadre KKN Pemberdayaan Cabang Ranting (PCR) Jambangan mengadakan program kerja Revitalisasi Taman di Panti Asuhan Muhammadiyah Pagesangan yang merupakan salah satu cabang ranting PCM Muhammadiyah Jambangan. Pengurus panti asuhan Muhammadiyah Pagesangan yaitu Djintung menyambut baik program Revitalisasi Taman tersebut. Beliau mengatakan, “Ini yang saya harapkan, semoga anak anak panti yang ada disini bisa memanfaatkan taman kedepannya. Bisa kreatif nantinya”.  Mahasiswa KKN mengajak anak-anak asuh panti untuk berdiskusi dan memberdayakan taman yang ada di Panti Asuhan tersebut. 

    Berbagai macam tumbuhan seperti bidara, bunga telang, daun mint, terong, cabai telah menghiasi taman di panti asuhan tersebut. Yang mana tidak hanya menanam saja tapi mahasiswa KKN membantu anak-anak panti untuk dapat mengolah berbagai tanaman tersebut untuk dapat dimanfaatkan sebagai produk yang berguna. Seperti bidara dan bunga telang yang diolah menjadi teh yang mampu mengobati berbagai penyakit dan meningkatkan imunitas di masa pandemi covid seperti sekarang ini. Dan diharapkan dengan adanya kegiatan ini, dengan hadirnya  mahasiswa KKN bisa menjadi wadah untuk mengembangkan potensi diri mereka untuk mampu membangun PRM Pagesangan dalam segi bisnis dan ekonomi.


Editor : Shana Octaviani Hakim dan Fikri Iman Firmansyah
Penilis : Fatika Santriwati

    

Share:

Rabu, 11 Agustus 2021

PENGHUNI BARU DARI REVITALISASI TAMAN


    Ada 17 jenis tanaman yang baru dibeli terdiri dari 5 jenis tanaman yang bisa dimanfaatkan ( 4 Bidara, 3 Telang,  2 Mint, 1 Terong, 3 cabai) dan 1 tanaman hias ( Lee Kwan Yeuw). Tanaman-Tanaman tersebut paling mudah untuk dirawat karena tahan dalam segala suhu dan cuaca di Jawa Timur. Berikut deskripsi singkat dari tanaman diatas.

    Daun bidara yang memiliki nama ilmiah Ziziphus mauritiana merupakan jenis pohon berukuran kecil yang menghasilkan buah dan tumbuh di daerah kering.  Bidara merupakan tumbuhan yang banyak digunakan sebagai obat oleh masyarakat karena memiliki kandungan fenolat dan flavonoid yang kaya akan manfaat biologi yaitu antioksidan, antiinflamasi, antimikroba, dan mencegah timbulnya tumor serta berfungsi mencegah tumbuhnya bakteri.

    Bunga telang (Clitoria ternatea L.) adalah tanaman yang memiliki ukuran relatif besar dan sering digunakan sebagai hiasan oleh masyarakat Asia Tenggara. Bunga ini memiliki warna biru tua atau putih. Tanaman ini memiliki kandungan senyawa ternatin (antosianin biru), senyawa tersebut dapat memberikan warna pigmen biru pada kelopak bunga. Pigmen biru yang terdapat dalam bunga telang dimanfaatkan sebagai pewarna makanan.

    Daun mint (Mentha Cordifolia) memiliki aroma wangi dan cita rasa dingin menyegarkan. Aroma wangi dan rasa khas daun mint disebabkan kandungan minyak asiri berupa minyak menthol. Daun ini mengandung vitamin C, provitamin A, fosfor, besi, kalsium dan potasium.Serat, klorofil dan fitonutrien juga banyak terkandung didalam daun mint. Daun mint dipercaya dapat memulihkan stamina tubuh, meredakan sakit kepala, mencegah demam, mempunyai sifat antioksidan pencegah kanker dan menjaga kesehatan mata.Banyak orang bingung mengolah daun mint. Sebagian orang menganggap daun mint hanya sebatas sebagai hiasan kue, puding atau minuman. Padahal daun ini bisa diolah menjadi beragam masakan, seperti sebagai bumbu seafood, campuran salad, campuran jus, campuran teh atau tumisan.

    Terong yang mempunyai nama latin Solanum melongena merupakan jenis tanaman hortikultura yang memilki banyak manfaat. Terong selain untuk sayur juga dapat bermanfaat untuk obat seperti wasir, mencegah kanker, mengendalikan kadar kolesterol dan manfaat kesehatan lainnya.

    Cabai memiliki nama latin capsicum annum L yang merupakan salah satu komoditas sayuran dan banyak dibudidayakan oleh para petani di Indonesia karena memiliki nilai jual yang cukup  tinggi serta memiliki beberapa manfaat bagi kesehatan manusia salah satunya yakni zat capsaicin yang berfungsi untuk mengendalikan penyakit kanker. Selain itu kandungan vitamin C yang ada pada cabai dan terbilang cukup tinggi mampu memenuhi kebutuhan harian setiap orang, namun harus dikonsumsi pada takaran yang pas agar terhindar dari nyeri lambung dan berbagai gangguan system pencernaan lainnya.

    Lee Kwan Yew Jenis tanaman rambat yang menjuntai ini sering ditemui untuk menutupi sebagian dinding bangunan rumah, atau jenis bangunan lainnya. Karena dia menjuntai, dan akarnya tidak ikut menempel pada dinding, jadi tidak merusak permukaan tembok atau cat rumah. Tanaman ini merupakan jenis tanaman yang kuat artinya bisa tumbuh di daerah panas atau dingin.


Editor : Shana Octaviani

Penulis : Muhammad Roy Jones

Share:

Sabtu, 07 Agustus 2021

REVITALISASI TAMAN 4.0

 



    Revitalisasi menurut wikipedia bisa berarti proses, cara dan atau perbuatan untuk menghidupkan atau menggiatkan kembali berbagai program kegiatan apapun. Sehingga secara umum pengertian dari revitalisasi merupakan usaha-usaha untuk menjadikan sesuatu itu menjadi penting dan perlu sekali.

    Divisi Co-Cadre dari Tim KKN PCR JAMBANGAN 2k21 UM Surabaya mengajak adek-adek asuh di Panti Asuhan Muhammadiyah Pagesangan untuk mengikuti kegiatan ini dengan antusias tinggi untuk berpartisipasi disertai dengan Divisi Co-Cadre menjelaskan manfaat, pemanfaatan dan rencana untuk hasil dari taman ini. Program Revitalisasi taman ini akan berjalan hingga 3 minggu karena banyaknya pekerjaan yang harus di lakukan.

    Dimulai dari diskusi dengan adek-adek asuh tentang tumbuhan apa yang akan di budidayakan. Dan setelah berdiskusi disepakati bahwa ditanami tumbuhan bidara, telang, daun mint, terong, cabai serta tanaman hias lee kwan yew. Bidara, Telang dan daun mint akan bisa  diolah menjadi sebuah produk yang ekonomis.

    Divisi Co-Cadre juga telah menentukan beberapa adek-adek asuh untuk di bagi menjadi per divisi. Ada divisi pemeliharaan taman, Ada divisi penjaminan mutu, dan divisi produksi produk. Tentunya pemasukan anak asuh dalam divisi faktor terbesar dari keinginan adek-adek asuh sendiri. 

    Harapannya setelah terbentuknya tim ini, kegiatan untuk Revitalisasi Taman dan Pembuatan Produk yang ekonomis akan tetap dilanjutkan meskipun tidak hadirnya tim KKN serta menjadi wadah untuk mengembangkan potensi diri yang diharapkan kedepannya mampu membangun PRM PAGESANGAN dalam segi bisnis dan ekonomi.


Editor : Fikri Iman Firmansyah

Penulis : Rafika

    

    

    


Share:

Kategori

REKENING DONASI

BANK MANDIRI : 141-00-1799461-7

EMAIL

prmpagesangan@gmail.com

KONTAK

0857-4500-1113